Sabtu, 10 Januari 2015

Pembaiatan Tahun 2013

 Pembaiatan adalah proses pelantikan anggota baru, semua siswa siswi yang masih menjadi murid di SMK N 2 Semarang, mempunyai hak untuk bergabung dalam ekstrakulikuler teater ini.Alumni dari teater sukma berbagi materi dan pengalaman yang pernah didapat selama menjadi anggota aktif.






istirahat


bimbingan dari pelatih

peserta pembaiatan

panitia pembaiatan
sambutan dari ketua panitia

prosesi pembaiatan 1



prosesi pembaiatan 2

pengucapan janji

Yang diharapkan dari pelantikan ini adalah untuk melatih mental para anggota baru, sebagai simbol pertanggung jawaban yang baru juga untuk anggota lama (senior) dan wadah  silaturahmi dengan anggota pasif (alumni) .
Selalu mengharapkan bibit bibit baru yang berkualitas dan loyalitas.


Dokumentasi Sedulur

Kombinasi antara sodara tua dan sodara muda teater sukma angkatan 2012 dan 2013. Semoga tali silaturahmi tak kan terputus.


BEBERAPA DOKUMENTASI PRESTASI

  



Prestasi Teater Sukma



PRESTASI YANG PERNAH DIRAIHNYA ANTARA LAIN :

Ø  Thn 1989 – dengan naskah Menunggu Tuyul karya Eko Tunas, meraih juara 2 penyaji terbaik, pemain pembantu pria terbaik dalam Festival Teater Pelajar tingkat Kota Semarang Fakultas Ekonomi UNDIP.
Ø  Thn 1990 – dengan naskah “Orang Kasar” karya Anton Chekov, meraih juara 1, pemain pria terbaik, pemain pembantu pria terbaik, sutradara terbaik dalam Festival Teater Pelajar tingkat Kota Semarang di IKIP Negeri Semarang (sekarang UNNES)
Ø  Thn 1991 – dengan naskah “Joko Bodo” karya ….., meraih juara 3 di Festival Teater Pelajar tingkat Kota Semarang di Fakultas Ekonomi UNDIP.
Ø  Thn 1992 – dengan naskah “Orang Kasar” karya Anton Chekov, meraih juara 3 dalam Festival Teater Pelajar tingkat Kota Semarang, di Fakultas Ekonomi UNDIP.
Ø  Thn 1996 – dengan naskah “Menunggu Tuyul” karya Eko Tunas, meraih juara Umum, berhak membawa piala bergilir dari Walikota dalam Festival Teater Pelajar tingkat Kota Semarang di Fakultas Ekonomi UNDIP.
Ø  Thn 2000 – dengan naskah adaptasi “Sampek Ing Thai”, meraih juara 3, sutradara terbaik, aktris terbaik di Festival Kethoprak Humor Universitas Dian Nuswantoro.
Ø  Thn 2002 – dengan naskah “Laron-Laron” karya Prie. GS, meraih juara 2, dan aktris terbaik di Festival Drama Pelajar tingkat Jawa Tengah di IKIP PGRI Semarang.
Ø  THN 2003 – dengan naskah “Sakit Itu Mahal” karya Giwing Poerba, meraih juara 1, aktris terbaik, aktris pembantu terbaik, dan sutradara terbaik, dalam Festival Drama Pelajar tingkat Jawa Tengah di IKIP PGRI Semarang.
Ø  Thn 2003 – dengan naskah berbahasa Inggris “The Creditor” karya Giwing Poerba, meraih juara 3, Festival Drama Berbahasa Inggris tingkat Kota Semarang di Lembaga Pendidikan Studyword Semarang.
Ø  Thn 2008 – dengan naskah “Pasar Krempyeng” karya … , meraih juara 1, aktris terbaik, sutradara terbaik, dalam Festival Drama Pelajar berbahasa jawa tingkat Kota Semarang di DIKNAS Kota Semarang.
Ø  Thn 2008 – dengan naskah “Pasar Krempyeng” karya Tresno Santoso meraih Harapan 2, dan aktris terbaik. di Festival Drama Pelajar berbahasa jawa DIKNAS PROPINSI JAWA TENGAH di Solo.
Ø  Thn 2011 – dengan naskah “Kota Tak Berhenti Bernyanyi” karya Bang Jhon, meraih aktris terbaik, dalam Festival Drama Pelajar tingkat Jawa Tengah di IKIP PGRI Semarang.
Ø  Thn 2011 – dengan naskah “LintahDarat” karya Giwing Poerba, meraih juara 2, dan aktris terbaik, dalam Festival Drama Basa Jawa tingkat Jawa Tengah di Universitas Negeri Semarang.
Ø  Thn 2012 – dengan naskah berbahasa Indonesia “Lintah Darat” karya Giwing Poerba, meraih juara 1 (Juara Umum), penata music terbaik, penata artistic terbaik, dan sutradara terbaik, dalam Festival Drama Pelajar tingkat Nasional di IKIP PGRI Semarang.
Ø  Thn 2012 – dengan naskah “Sekolah Unggulan” karya Prie. GS, meraih Harapan 2, dalam Lomba Adu Bakat Bebas Berkreasi, tingkat Kota Semarang di UNAKI Semarang.
Ø  Thn 2012 – dengan naskah “Layung Sore” karya Tentrem Lestari, meraih juara 2, peñata atistik terbaik, dan peran pendukung aktris terbaik, dalam Festival Drama Pelajar Basa Jawa tingkat Jawa Tengah di Universitas Negeri Semarang.
Ø  Thn 2013 – dengan naskah berbahasa Indonesia “Jalur Ganda” adaptasi dari naskah Layung Sore karya Tentrem Lestari, meraih Juara 1, peñata artistic terbaik, aktris terbaik, dan sutradara terbaik, dalam Festival Drama Pelajar tingkat Jawa Tengah di IKIP PGRI Semarang.
Ø  Thn 2014 – dengan naskah “Sebuah Pilihan” adaptasi dari naskah AAIIUU karya Arifin C Noer, meraih penyaji terbaik, aktris terbaik, artistic terbaik, sutradara terbaik, dalam Festival dan Lomba Seni Siswa SMA/SMK Nasional (FLS2N) tingkat Jawa Tengah.
Ø  Thn 2014 – dengan naskah “Sebuah Pilihan” adaptasi dari naskah AAIIUU karya Arifin C Noer, meraih penghargaan sebagai penyaji terbaik dalam Festival dan Lomba Seni Siswa SMA/SMK Nasional (FLS2N) tingkat Nasional.



Perjalanan Pementasan



Catatan pembuktian perjalanan pementasan lakon yang pernah digarap :

v   1987 →  GRAFFITO karya AKHUDIAT
v   1988 →  RUMAH TAK BERATAP karya AKHUDIAT
v   1989 →  MENUNGGU  TUYUL karya EKO TUNAS
v   1990 →  ORANG KASAR karya ANTON CHEKOV
v   1991 →  JOKO BODO
v   1992 →  ORANG KASAR karya ANTON CHEKOV
v   1993 →  Naskah tidak teridentifikasi
v   1994 →  Naskah tidak teridentifikasi
v   1995 →  BLONG karya PRIE. GS
v   1996 →  MENUNGGU TUYUL karya EKO TUNAS
v   1997 →  JACK TARUB (parodi)
v   1998 →  PEREMPUAN-PEREMPUAN karya K-NDORI
v   1999 →  SAMPEK ING THAI (naskah adaptasi)
v   2000 →  SAMPEK ING THAI (kethoprak humor)
v   2001 →  JOKO TARUB DAN 7 BIDADARI (kethoprak humor)
v   2002 →  LARON-LARON karya PRIE .GS
v   2002 →  RAJA KAYA karya PRIE .
v   2003 →  SAKIT ITU MAHAL  karya GIWING POERBA
v   2003 →  SEKOLAH UNGGULAN karya PRIE GS
v   2004 →  RENTENIR karya GIWING POERBA
v   2004 →  THE CREDITOR karya GIWING POERBA
v   2005 →  BALADA ORANG-ORANG PINGGIRAN
v   2005 →  JACK TARUB (parodi)
v   2007 →  KISAH CINTA HARI RABU
v   2008 →  PASAR KREMPYENG
v   2009 →  JAM BERDENTANG JAM 12 MALAM 
v   2010 →  KEBO NYUSU GUDHEL
v   2011 →  PINANGAN karya ANTON CHEKOV
v   2011 →  SINOPSIS
v   2011 →  KOTA TAK HENTI BERNYANYI karya BANG JHON
v   2012 →  LINTAH DARAT karya GIWING POERBA
v   2012   SEKOLAH UNGGULAN karya Prie. GS  
v   2013   JALUR GANDA adaptasi dari naskah LAYUNG SORE   karya TENTREM LESTARI
v   2013   NYANYIAN ORANG-ORANG TERPINGGIRKAN karya NURUL HANIFAH
v   2013 →  PASAR KOBAR karya Eko Tunas
v   2014 →  SEBUAH PILIHAN adaptasi dari naskah AA II UU karya Arifin C Noer
v   2014   FAJAR KEMENANGAN karya Emi Sannosa

Profil Teater Sukma



Kelompok teater kami berdiri disaat tengah-tengah maraknya belantika per-teateran pelajar di kota Semarang pada waktu itu. Tepatnya Jum’at Kliwon, 3 April 1987 / 3 Sya’ban 1407 / 3 Ruwah 1919 di sebuah bangunan tua di kawasan kampung pecinan, jalan Plampitan Kota Semarang. Di situlah awal mula kami ada, lalu belajar dan berlatih teater untuk pertama kalinya. Dulu kelompok kami memakai label TEATER SMEA 1. Iya, sesuai dengan lembaga nama sekolah yang menaungi kami, yaitu SMEA Pembina 1 Semarang.
Kami menyadari kalau kelompok kami tidak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan kelompok teater yang lain. Namun dengan kegigihan, ketekunan, keseriusan dalam berlatih, serta dibantu oleh tangan-tangan dingin para empu teater Semarang dalam membimbing kami. Akhirnya kami bisa bersanding dengan kelompok teater yang lain tanpa ada rasa was-was atau minder.
Tahun 1990 sekolah kami pindah alamat di jalan Dr. Cipto no 121 A Semarang, dengan berganti nama SMK Negeri 2. Pada tahun 1996, dengan kesepakatan bersama kami ubah label kelompok kami dengan sebutan “TEATER SUKMA” dengan logonya bunga “KENANGA”. Nama sukma kami ambil dari salah satu bagian terpenting dari manusia, yang berarti : Ruh, Nyawa, atau Jiwa. Dengan harapan agar semua anggota Teater Sukma akan senantiasa untuk terus giat berlatih supaya  jiwanya / batinnya menjadi peka dengan situasi dilingkungannya. Karena menurut pandangan kami, sebuah pertunjukan drama bisa dikatakan menarik kalau para pemainnya bisa menghidupkan tokoh yang diperankannya  /  bisa memberikan nuansa hidup pada pertunjukannya. Karena tanpa adanya Sukma di dalam permainan, pertunjukan tersebut terasa hambar, seperti “Sayur tanpa garam”. Sedangkan logo bunga “KENANGA” mempunyai makna yang terkandung nilai filosofi, yaitu : “ seorang yang berjiwa kesatria akan selalu mengenang dan meneladani warisan leluhur guna meraih nilai-nilai yang luhur ”.
Kami menolak  “Pemakluman” apabila itu ditujukan pada setiap pertunjukan kami. Ya, semua orang selalu dihadapkan pada ”pemakluman-pemakluman” yang sifatnya semu dan serba ragu-ragu. Tak terkecuali ketika kita berbicara tentang pertunjukan teater pelajar. Beranikah secara jujur kita, untuk mengatakan hal-hal yang sebenarnya tanpa harus dibebani rasa keragu-raguan ?
Do’a yang panjang akan selalu kami panjatkan, semoga kami akan selalu tetap berkarya dengn mengusung lakon yang menghibur dan mudah di cerna dengan gaya khas Teater Sukma yang enak di tonton dan perlu… !!! Kami tidak mau berjanji, tapi kami akan bicara lewat bukti sebagai karya nyata kami. Nuwun, matursuwun…